Referral Banners

Orang Tua di Swiss Protes karena Siswa SD Diberi Mainan Seks



Siswa SD di Swiss Disodori Mainan Seks, Orang Tua Protes - Para orang tua di kota Basel, Swiss resah mengenai proyek pendidikan seks yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan. Dalam proyek itu, anak-anak mulai usia sekolah dasar disodori peralatan yang menyerupai alat kelamin pria dan wanita.

Dilansir dari laman Dailymail, Selasa 4 Februari 2014, sekelompok orang tua lantas meminta agar dilakukan sebuah pemungutan suara apakah proyek pendidikan seks tersebut dilanjutkan. Proyek itu sebenarnya telah ditentang keras oleh para orang tua.

Namun, kini para orang tua meminta agar pendidikan seks dilarang diberikan kepada anak-anak yang berusia di bawah sembilan tahun.

Pemungutan suara akhirnya dilakukan setelah kelompok para orang tua tersebut berhasil mengumpulkan lebih dari 100 ribu tanda tangan warga yang dibutuhkan sebagai bukti bahwa publik pun setuju. Perwakilan kelompok orang tua telah menyerahkan petisi itu di bulan Desember lalu dan kini Pemerintah Swiss wajib untuk menentukan tanggal pemungutan suara.

Para orang tua ini berharap dapat melindungi anak-anak TK dan SD dari paparan informasi mengenai seksualisme. Mereka ingin pendidikan seks hanya diurus oleh masing-masing orang tua saja dan bukan tanggung jawab sekolah.

Namun, mereka tetap mengizinkan sekolah memberikan pendidikan seks kepada anak-anak yang berusia di atas 12 tahun. Sementara bagi anak-anak yang telah berusia di atas 12 tahun, pendidikan seks menjadi wajib.

Tetapi hanya guru biologi saja yang diizinkan untuk memberikan pendidikan itu. Materi pendidikan pun hanya terbatas pada sistem reproduksi dan perkembangan manusia.

Tidak boleh ada satu pun siswa yang diwajibkan untuk mengikuti sebuah kelas yang materinya di luar dari pendidikan biologi dasar seperti aspek sosial seks.

Program pendidikan seks dengan menggunakan alat bantu telah diajukan oleh Menteri Pendidikan kota Basel, Christoph Eymann. Dia berharap melalui program tersebut anak-anak akan paham bahwa seks merupakan sesuatu yang terjadi secara alami.

"Kami ingin menginformasikan kepada anak-anak bahwa ada kontak fisik yang menyenangkan bagi mereka. Tetapi terkadang mereka harus berani menolaknya," kata Eymann kepada harian Swiss, SonntagsBlick.

Dia melanjutkan anak-anak kini rentan menjadi korban kekerasan seksual bahkan saat masih berusia dini.




http://dunia.news.viva.co.id/news/read/478991-siswa-sd-di-swiss-disodori-mainan-seks--orang-tua-protes
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment